TERAKHIR: KEBIMBANGAN YANG PASTI

Aku ingin mencari sebuah foto yang bermanfaat.

Yang membuat orang-orang dapat termotivasi ketika melihatnya.  Padahal jelas, alasan utama diriku membuka kembali akun usang ini hanyalah demi membela diri sendiri. Agar tidak mati, kehilangan akalku untuk yang kesekian kali.

Topik paling tak ayal yang tidak bisa kuhindari ini telah menjadi duri yang membuat hati sehatku menangis, dan aku benci menjadi bukan diriku yang lama lagi.

Kerjaku hanya melelahkan hati. Apa mau dikata jika hatiku suka sekali berbuat semaunya. Aku ingin menangis saja, tapi aku tahu hal itu hanya akan membuatku merasa makin salah, karena menyadari. Tapi tidak pernah bisa berhenti. Aku ini, disatu titik dalalm hidupku mau tak mau harus mengakuinya sendiri, bahwa perasaan yang dimiliki oleh seorang manusia itu terkadang bisa jadi menakutkan.




Jeda yang kuberikan seharusnya lebih panjang, jariku hanya bergerak. Tapi nafasku menggebu tak karuan.

Nah, disini kau bisa melihat. Bahkan ketidaksingkronan itu merajaiku. Ke-cool-an yang ada hanyalah imaji yang sebenarnya menipu untuk menjahati.
.
.
Sebenarnya tadi aku terpikir tentang salah seorang penulis terkenal yang aku sangat jatuh untuk karya hasil rangkaiannya. Kau pernah dengar nama dan membaca buku ini? Salah satu buku terbaik yang tidak pernah kusesali karena telah menghilangkan uang untuk membayar kosanku untuk membelinya. Si cantik hijau tosca-ku: KUKILA.

Didalam sana (tokoh dalam cerita) menceritakan tentang sepasang kekasih yang dipaksa memangkas hati karena sebuah perbedaan. yang mana hal ini juga membuatku menghasilkan beberapa paragraf sederhana yang sampai kini masih tersimpan rapi didalam ms.wordku yang ternama GULA MERAH--merupakan ungkapan hati yang terdalam karena entah mengapa. hal nini justru benar terjadi padaku juga. drama terburuk sepanjang masa. jika kisah nyataku diteruskan. aku mungkin akan muak sendiri karena nantinya dipaksakan mendengar mama lelakiku menggemakan perkataannya yang menyayat hati wanitaku.
"dia memang segalanya, anakku. aku senang dia bersama....tapi dia Putri. Dia seorang muslim".





sekali lagi, ini bukan tujuan awalku bertandang kesini. aku hanya ingin bilang, hidupku sedang rumit. aku ingin berjanji untuk bertamu sesering mungkin tapi kau juga tahu kalau itu hanyalah ilusi. skripsiku sedang berhenti. laporan pekerjaanku tak tersentuh sehingga masih berwarna putih. aku juga sedang memiliki masalah hati. mengenai aku sendiri, ibu, dan agamaku. tapi aku tidak ingin membiarkan mu mati sendiri, oleh karena itu hampir 5 menit tadi aku berusaha menemukan nama dirimu agar bisa login kemari. jadi, karena sudah menjadi pilar pengantar unek-unekku saja. aku jadin ingin sekali bertemu, mengulurkan tangan dan menciumi tanganmu sayang.

nah, sekarang ibu sedang membutuhkanku, barusan dia datang sehingga aku harus menyembunyikanmu rapi walau diam didepanku. sekian lagi, bambinaku sayang. lain kali, akan kubawa anak-anak GULA MERAH padamu. aku bangga sekali pada mereka, dan aku ingin kau tahu. disana, aku sering berbagi mengenai kelabu yang susah kubagi langsung padamu. jadi sekian,



S

 


Komentar