Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

#‎just‬ ‪#‎want‬ ‪#‎curcol‬ ‪#‎swag‬ ‪#‎soyolo‬ ‪#‎peace‬ ‪#‎waiting‬ ‪#‎boring‬ ‪#‎needhome‬

Gambar
Saat pertama kali aku melihatnya, aku jatuh cinta? Cih, tidak, tidak juga. Dia seorang teman yang baik.  Maksudku, hatiku-berat untuk mengakui dan mengatakan hal itu. Tapi seorang yang kukenal lagi bilang bahwa tak apa menyebutnya dengan sebutan teman saja. "Dia itu baik, selalu membawakanmu bekal" aku hanya tersenyum saja. Terkadang dia juga jadi memposisikanku sebagai pendengar yang baik, dia itu suka sekali bercerita... Lebih tepatnya lagi, curhat! Disetiap hari bertemu, entah jam berapapun itu. Dia akan meluangkan waktu untuk mengajakku membahas mengenai masalah hidupnya. Kejadian sehari-hari yang dialaminya. Mengenai keadaan rumahnya, ayahnya, ibu tirinya! Terkadang aku merasa paling tahu dia. Membuatku tertawa, siapa dia? Dia menganggapku temannya... Tapi dia tak mengetahui secuil apapun itu mengenai diriku. Aku terlalu tertutup. Aku menutup diri. Selalu... "penyendiri" Aku tahu kata itu yang akan terucap sei...

Saat menunggumu disini,

Gambar
Yah, kau memang tidak menjanjikan apa-apa. Tidak pernah. Yah, kau memang tidak mengatakannya dengan jelas, "iya..." bahkan dari pandangan matamu saja. Aku sudah tahu, "tidak..." Kau tidak ingin orang menunggumu. Atau lebih tepatnya lagi. Jika kalian ingin lebih menyakitiku lagi. akan aku katakan yang sejujurnya padamu. "Iya." dia akan memberikan tatapan itu pasti, kepada seseorang. Dan "tidak." dia mengisyaratkan hal seperti itu karena kata "ya!" tak pernah datang untukku. Teruntuk yang lainnya. Tapi sampai saat ini, aku masih menunggumu disini diteman sepi. Dan kau tak pernah datang. Kau memang keluar, tapi tatapan senang itu bukan milikku. Kau memandangku dengan lesu, "kau disini?" Lirihmu waktu itu. Aku meringis saja. Entah kenapa rasanya ingin begitu berteriak. Oh man, bukalah matamu. Atau memang kau ingin aku menghilang? Ayahku bahkan sudah pernah menyuruhku pergi saja. "Untuk apa kau me...